TRASNEWS.COM, BANTEN – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang dipimpin oleh Plt Ketua Jon Heri S.Sos menggelar acara syukuran atas kemenangan Akhmad Munir dalam Kongres PWI Pusat 2025.
Acara berlangsung di Rumah Makan Soto Kudus dan Bakso, Rest Area Serang Banten, pada Minggu malam (31/8/2025).
Plt Ketua PWI Sumsel, Jon Heri, menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan bentuk apresiasi dan rasa syukur atas terpilihnya Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat.
“Kedatangan kami dari Sumsel menghadiri Kongres PWI Pusat ini sebagai bentuk konsisten dan komitmen guna memberikan dukungan penuh kepada Munir,” ujar Jon Heri yang juga menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumsel.
Jon Heri juga mengungkapkan bahwa sebelum berangkat menuju Kongres yang digelar di Gedung BPPTIK, Cikarang, Kabupaten Bekasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), ia sempat bernazar akan keluar dari keanggotaan PWI jika Munir kalah dalam pemilihan tersebut.
“Alhamdulillah, dari kemenangan Cak Munir, berarti saya tidak jadi keluar dari PWI,” katanya dengan nada sumringah yang disambut gelak tawa para rekan media yang ikut dalam rombongan sejak keberangkatan hingga kepulangan dari Kongres.
Ia pun berharap di bawah kepemimpinan Akhmad Munir, PWI dapat menghadirkan semangat baru dalam tubuh organisasi.
“Selamat atas terpilihnya Ahmad Munir, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan PWI ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Waluyo, salah satu anggota PWI Sumsel versi KLB, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan Cak Munir. Ia menilai kepemimpinan Munir akan membawa dampak positif bagi dunia pers.
“Saya optimis, Cak Munir dapat memajukan organisasi, menjaga integritas pers, dan meningkatkan profesionalisme wartawan,” ujar wartawan senior asal Kabupaten Musi Banyuasin tersebut.
Pernyataan unik juga datang dari Sumantri Adie, anggota PWI Sumsel versi KLB lainnya, yang sempat berjanji akan mencukur habis rambut kepalanya jika Munir menang dalam Kongres.
“Jika Cak Munir menang, saya akan gundul,” ungkapnya sambil tertawa.
Sementara Amin Tras, tokoh pers Sumsel yang juga seorang advokat Ketua Umum PP Lawyers Nusantara, menegaskan bahwa ia dan tim siap memberikan bantuan hukum gratis kepada para wartawan, baik dari PWI Sumsel maupun dari seluruh Indonesia, jika mereka menghadapi masalah hukum terkait tugas jurnalistik mereka.
“Bantuan hukum ini kami berikan secara gratis, sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung kebebasan pers dan memberikan perlindungan kepada wartawan, baik di Sumsel maupun di seluruh Indonesia. Wartawan harus merasa aman dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Amin Tras.
Dengan kemenangan Akhmad Munir, diharapkan PWI kembali solid dan menjadi wadah yang kuat bagi para wartawan dalam meningkatkan kualitas dan integritas profesi di tengah dinamika zaman.*
Penulis : aa
Editor : aa | redaksi









