Dikisahkan Ario Carang memiliki seorang putri yang cantik jelita berambut panjang bernama Putri Dayang Merindu. Suatu ketika Putri Dayang Merindu pergi Mandi ke Sungai bersama teman – temannya. Pada saat mandi Putri Dayang Merindu membawa peralatan mandi berupa Bokor Emas yang digunankannya untuk menaruh perlengakapan mandi dan juga menyimpan rambutnya yang panjang yang runtuh saat sang Putri Mandi.
Tanpa disadarinya Bokor Emas yang ia miliki hanyut dibawah arus sungai, hingga Bokor Emas tersebut hanyut sangat jauh hingga sampai berhenti di suatu daerah kawansan Palembang Lamo tepatnya di Kawasan Candi Laras bekas Istana Ariodillah, yang saat ini menjadi Situs Pemakam Ki Gede Ing Suro.
Dikisahkan bahwa Bokor Emas tersbut ditemukan oleh Sang Pangeran Muda Putra Raja Palembang, Timbul rasa penasaran Sang Pangeran Palembang yang masih muda untuk mencari tahu siapa pemiliik dari Bokor Emas tersebut.
Lebih lanjut, maka diperintahkan kepada bawahannya untuk mencari tahu siapa pemilik Bokor Emas, saat itu yang diberikan kepercayaan untuk memimpin pencarian sang pemilik Bokor Emas dipercayakan kepada Menterinya, yaitu : Tumenggung Mintik atau yang memiliki Gelar lain Pangeran Wiro Kersumo Cirebon yang dikemudian hari akan menurunkan Raja Raja dan Sultan Sultan Kerajaan Palembang dan Kesultanan Palembang Darussalam.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya









