Sejarah Lomba Bidar Palembang dan Dampak Ekonomi dan Sosial Budaya

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Kemas Idham Abubakar, SP
Ketua Harian AMKPD/Sekretaris Forum Palembang Bangkit

PALEMBANG. TRASNEWS.COM- Perahu Bidar adalah bagian tak terpisahkan dari budaya Palembang, Sumatera Selatan. Awalnya digunakan sebagai alat transportasi di Sungai Musi, kini perahu ini menjadi simbol kearifan lokal dan tradisi Palembang.

Perahu Bidar sendiri memiliki panjang sekitar 29 meter dan didayung oleh 55 orang dengan tambahan dua orang penyemangat di setiap perahu. Festival ini menjadi kesempatan yang tepat untuk mengetahui lebih dalam tentang sejarah Palembang dan melestarikan tradisi lokal.

Baca Juga :  Sultan Mahmud Badaruddin II : "Harimau yang Tak Dapat Dijinakkan"

Festival Perahu Bidar Tradisional
Setiap tahun, Pemerintah Kota Palembang menggelar Festival Perahu Bidar Tradisional di Benteng Kuto Besak. Festival ini menampilkan parade perahu bidar, lomba pacu perahu bidar, dan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti :

Baca Juga :  Kapiten Bong Su dan Jejak Sejarah Pulau Kemaro: Warisan Perjuangan yang Terlupakan

Lomba Perahu Motor Hias : Menampilkan perahu motor dengan desain unik dan kreatif
Workshop dan Pameran Perahu/Kapal

Tradisional Nusantara: Memamerkan kekayaan budaya maritim Indonesia

Pameran Ekonomi Kreatif, UMKM & Kuliner: Menampilkan produk-produk lokal Palembang

Berita Terkait

Sultan Mahmud Badaruddin II : “Harimau yang Tak Dapat Dijinakkan”
Kapiten Bong Su dan Jejak Sejarah Pulau Kemaro: Warisan Perjuangan yang Terlupakan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Oktober 2025 - 00:25 WIB

Sultan Mahmud Badaruddin II : “Harimau yang Tak Dapat Dijinakkan”

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:51 WIB

Sejarah Lomba Bidar Palembang dan Dampak Ekonomi dan Sosial Budaya

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:53 WIB

Kapiten Bong Su dan Jejak Sejarah Pulau Kemaro: Warisan Perjuangan yang Terlupakan

Berita Terbaru