H Jamakudin : Hadirnya SMA PAB Palembang menjadi harapan baru generasi muda yang putus sekolah
TRASNEWS. COM, PALEMBANG – Walikota (Wako) Palembang Ratu Dewa mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Pendidikan Anak Bangsa (PAB) yang berlokasi di Jalan Nilakandi, Lorong Semendo, No 1 Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis (12/3/2026).
Kedatangan orang nomor satu di Kota Palembang ke sekolah yang didirikan salah satu tokoh pemuda/ masyarakat itu, disambut Direktur Utama PT PAB H Jamakudin SH MH dan Kepala Sekolah SMA PAB Palembang, Ilyas Matra Jaya SPd.

Direktur Utama PT PAB, H Jamak Udin mengaku berbangga hati, pejabat pemerintahan Kota Palembang dapat meluangkan waktu berkunjung ke sekolah yang baru saja didirikan.
“Alhamdullilah, beliau menyempatkan mampir ke sekolah yang baru kami dirikan ini, meskipun hanya sebentar. Kita semua tahu jadwal Walikota Palembang akhir-akhir ini padat, namun beliau mau mampir untuk melihat proses belajar dan mengajar disekolah,” ungkapnya.

SMA PAB Palembang telah resmi dibuka dan menerima siswa untuk tiga tahun mendatang secara gratis, tanpa uang pendaftaran, uang pembangunan serta menggratiskan pakaian olahraga.
“Sudah menjadi cita-cita saya sejak lama mendirikan sekolah untuk masyarakat disini, khususnya domisili Karyajaya dan Keramasan.
Kita sadari, masih banyak anak-anak yang putus sekolah, karena keterbatasan biaya, transportasi yang sulit dijangkau. Dorongan itulah yang membuat saya berkeinginan mendirikan sekolah bagi mereka, agar dapat melanjutkan cita-citanya,” ungkap H Jamakudin SH, Kepala Yayasan Kemanusiaan Sosial Akas Dahlan, kepada wartawan online media ini.
Dijelaskan H Jamakudin SH, Sekolah PAB Palembang didirikan dengan misi mulia, memberikan akses pendidikan untuk anak yang kurang mampu, dengan tenaga pengajar rata-rata S1 dan ruangan yang memadai.
“Meskipun baru berdiri, Alhamdullilah berkat doa-doa bersama, sekolah ini memiliki ruangan yang memadai, fasilitas ruang AC dan tenaga pengajar berpendidikan S1, bahkan berpengalaman,” ujarnya.
H Jamakudin menerangkan, hadirnya sekolah SMA PAB Palembang menjadi harapan baru generasi muda yang putus sekolah, agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa berpikir biaya.
“Semoga harapan mulia kami bersambut, sehingga tidak ada lagi anak-anak di sini yang putus sekolah atau terkendala dengan biaya. Khusus, bagi anak-anak yatim piatu, seluruh biaya akan ditanggung pihak yayasan, sehingga mereka belajar tanpa gangguan, bahkan beban finansial,” tukasnya. (fey)









