Menyikap Keberhasilan Sosok Sultan Mahmud Badaruddin II Dalam Perang Palembang 1819-1821

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biografi Singkat dari Kehidupan Sultan Mahmud Badaruddin II,

Sultan Palembang Darussalam yang keenam adalah putera mahkota yang bergelar Sultan Muhammad Bahauddin, yang memerintah pada dari tahun 1776-1803.

Di satu sisi, yang berlanjut pula bahwa Sultan Muhammad Bahauddin digantikan oleh putera mahkota yang bernama Raden Hasan Pangeran Ratu. Sebagai Sultan Palembang Darussalam yang ketujuh, beliau bergelar Sultan Mahmud Badaruddin II.

Sultan Mahmud Badaruddin II dilahirkan di Palembang pada tahun 1767. Pada saat dilantik menjadi Sultan, beliau berumur 36 tahun. Sebelum diangkat menjadi Sultan Kerajaan Palembang Darussalam, beliau telah dipersiapkan oleh orang tuanya yang telah mendidik anak itu yang sewaktu kecil bernama Raden Hasan Pangeran Ratu.

Baca Juga :  Menjaga Marwah Profesi, Menegakkan Putusan MK

Masa kecil Raden Hasan tidaklah berbeda dengan anak-anak sebayanya. Siang hari Raden Hasan belajar pengetahuan umum, sedangkan pada malam hari, ia belajar mengaji dan ilmu agama yang lainnya. Sebagai anak raja, guru didatangkan ke istana untuk khusus mengajar dan mendidik Raden Hasan.

Setelah diangkatnya beliau menjadi Sultan Kerajaan Palembang Darussalam tahun 1803, Sultan Mahmud Badaruddin II telah matang (penuh bijaksana, pintar, tegas dan berwawasan luas berbagai aspek ilmu pengetahuan, Red).

Sebagai seorang raja, beliau memiliki kepribadian yang kuat dan juga mempunyai pandangan yang jauh kedepan.

Dalam bidang militer, Sultan Mahmud Badaruddin II juga mempunyai pengetahuan yang cukup luas. Beliau juga ahli siasat (strategi) yang piawai dalam kemiliteran. Sultan sangatlah yakin bahwa musuh-musuh yang akan dihadapi bukanlah dari orang-orang sembarangan.

Baca Juga :  Praperadilan Diperluas, Hak Advokat Diperkuat: Mampukah Budaya Hukum Kita Mengikutinya?

Dalam kehidupan sehari-harinya pun Sultan Mahmud Badaruddin II, sangat diteladani dan disegani oleh semua pihak, maka perlu diungkap yang kita angkat topik menarik ini merupakan seorang suami yang baik dan ayah yang bijaksana. Beliau selalu memperhatikan keluarganya. Sultan menyediakan waktu khusus untuk keluarganya. Pendidikan umum, yang baik pendidikan agama untuk anak-anak beliau sangat dipentingkan oleh Sultan.

Sultan Mahmud Badaruddin II dikenal sebagai seorang yang alim. Beliau merupakan orang yang sabar dan bertaqwa kepada Allah. Sultan juga mahir dalam karang-mengarang, beliau pernah mengarang syair, buku, termasuk juga buku mengenai Agama.

Berita Terkait

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita
1 Juni dan Cermin Pancasila: Membaca Ulang Keberadaan Dasar Negara dalam Realitas Bangsa
RAN PE: Inikah Strategi Soft Approach Penanggulangan Ekstremisme Yang Mendiskreditkan Umat Islam?
Menakar Konstitusionalitas dan Implementasi Perpres No. 8 Tahun 2026: Catatan untuk Negara
Di Atas Putusan MK, Masihkah Ada Batas Kekuasaan?
Negara Tak Boleh Absen di Morowali
Komisi Percepatan Reformasi Polri Harus Kembali ke Relnya
Praperadilan Diperluas, Hak Advokat Diperkuat: Mampukah Budaya Hukum Kita Mengikutinya?
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:31 WIB

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:27 WIB

1 Juni dan Cermin Pancasila: Membaca Ulang Keberadaan Dasar Negara dalam Realitas Bangsa

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:53 WIB

RAN PE: Inikah Strategi Soft Approach Penanggulangan Ekstremisme Yang Mendiskreditkan Umat Islam?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:41 WIB

Menakar Konstitusionalitas dan Implementasi Perpres No. 8 Tahun 2026: Catatan untuk Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:03 WIB

Di Atas Putusan MK, Masihkah Ada Batas Kekuasaan?

Berita Terbaru

OPINI

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita

Senin, 15 Jun 2026 - 08:31 WIB