Menyikap Keberhasilan Sosok Sultan Mahmud Badaruddin II Dalam Perang Palembang 1819-1821

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usaha yang dilakukan tersebut sangatlah besar pengaruhnya karena sulit ditembus sebagaimana terjadi pada saat Perang Palembang 1819. Pada tahun 1821 Sultan Mahmud Badaruddin II mengangkat putera mahkota Pangeran Ratu menjadi sultan.

Sebagai seorang sultan, Pangeran Ratu memakai gelar Sultan Ahmad Najamuddin. Menantu Sultan diangkat sebagai Panglima Perang kerajaan, dan lalu kemudian Sultan Mahmud Badaruddin II juga mengangkat komandan pasukan yang akan memimpin pertempuran.

 

Narasumber dan sumber bacaan ini dari Hanafiah, Djohan. 1996. Perang Palembang Melawan V.O.C. Palembang: Karyasari.

Di satu sisi, sekelumit catatan sejarah tahun 1986, yakni Peran Palembang 1819-1821: Perang Laut Terbesar di Nusantara. Palembang: Pariwisata Utama.

Di sisi lain, lalu beberapa refrensi dari buku-buku

Kartodirdjo, Sartono. 1992. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT.Gramedia.

Mahmud, Kiagus Imran. 2004. Sejarah Palembang. Palembang: Anggrek.

Narwiyanto, Eko. 2016. Kesultanan Palembang Darussalam: Sejarah dan Warisan Budayanya. Jember university press/tarutama nusantara.

R.A., Mohd. Umar. 1980. Risalah sejarah perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II. Tim Perumus Hasil-Hasil Diskusi Sejarah Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II, Tim Perumus Hasil-Hasil Diskusi Sejarah Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II.

Safwan, Mardanas. 2010. Sultan Mahmud Badaruddin II, Riwayat Hidup dan Perjuangannya (1767-1852). Jakarta: Mutiara Sumber Widya.

Suyono, R. P. 2003. Peperangan Kerajaan Di Nusantara: Penelusuran Kepustakaan Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia.

Wargadalem, Farida R. 2017. Kesultanan Palembang dalam Pusaran Konflik (1804-1825). Jakarta: PT. Gramedia.

Woelders, M.O. 1975. Het Sultanaat Palembang: 1811-1825. SGravenhage: M. Nijhoff, VKI 72. Jurnal

Farida, Farida. 2012. “Perang Palembang dan Benteng-benteng Pertahanannya”. UNSRI Press, Universitas Sriwijaya, Volume 1, No. 1, diunduh pada 4 Desember 2019.

Sepriady, Jeky. 2019. “Fundamentalisme dalam Syair Perang Palembang”. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Palembang, Volume 5, No. 1, diunduh pada 4 Mei 2025.*

 

Baca Juga :  Menjaga Marwah Profesi, Menegakkan Putusan MK

(Pewarta : Mr.Wancik.AN.,BE.

KaBiro Kota Palembang.Wakaperwil Sumsel dan Anggota PWI Sumsel).

Berita Terkait

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita
1 Juni dan Cermin Pancasila: Membaca Ulang Keberadaan Dasar Negara dalam Realitas Bangsa
RAN PE: Inikah Strategi Soft Approach Penanggulangan Ekstremisme Yang Mendiskreditkan Umat Islam?
Menakar Konstitusionalitas dan Implementasi Perpres No. 8 Tahun 2026: Catatan untuk Negara
Di Atas Putusan MK, Masihkah Ada Batas Kekuasaan?
Negara Tak Boleh Absen di Morowali
Komisi Percepatan Reformasi Polri Harus Kembali ke Relnya
Praperadilan Diperluas, Hak Advokat Diperkuat: Mampukah Budaya Hukum Kita Mengikutinya?
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:31 WIB

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:27 WIB

1 Juni dan Cermin Pancasila: Membaca Ulang Keberadaan Dasar Negara dalam Realitas Bangsa

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:53 WIB

RAN PE: Inikah Strategi Soft Approach Penanggulangan Ekstremisme Yang Mendiskreditkan Umat Islam?

Senin, 11 Mei 2026 - 07:41 WIB

Menakar Konstitusionalitas dan Implementasi Perpres No. 8 Tahun 2026: Catatan untuk Negara

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:03 WIB

Di Atas Putusan MK, Masihkah Ada Batas Kekuasaan?

Berita Terbaru

OPINI

Demonstrasi Mahasiswa dan Kesehatan Demokrasi Kita

Senin, 15 Jun 2026 - 08:31 WIB